Pertunjukan Terka-Terka Naloka: Kreativitas dan Dedikasi Mahasiswa TPB FSRD ITB

oleh -193 Dilihat
oleh

Medan, Rizk News – Mahasiswa Tahap Persiapan Bersama Fakultas Seni Rupa dan Desain (TPB FSRD) ITB 2022 menggelar pertunjukan berjudul “Terka-Terka Naloka” sebagai bagian dari acara Penutupan Olimpiade XI Keluarga Mahasiswa (KM) ITB. Pertunjukan ini digelar pada Sabtu, 6 Mei 2023, di Lapangan Cinta, Kampus ITB Ganesha.

“Terka-Terka Naloka” mengisahkan tentang suatu suku yang hidup berdampingan dengan sebuah entitas, di mana api abadi menjadi pusat kehidupan bagi keduanya. Namun, masalah timbul ketika entitas tersebut berusaha mengambil alih kontrol. Keadaan menjadi kacau, dan suku tersebut akhirnya mengusir entitas tersebut serta merayakan kelangsungan hidup api obor.

Cerita berlanjut ketika seorang penjelajah bernama Ilo melewati desa tersebut. Ia tertarik dengan api abadi yang menjadi sumber kehidupan peradaban suku tersebut. Namun, ketika Ilo mendekat, para penduduk desa menjadi waspada dan berjaga-jaga terhadap apa yang akan terjadi. Akhirnya, pertunjukan pun berakhir.

“Terka-Terka Naloka” dirancang agar membuat massa kampus menebak-nebak dan penasaran dengan kelanjutan cerita. Pertunjukan ini juga menjadi pengantar menuju kegiatan utama Kalanova, pameran akademik yang akan diadakan pertengahan Juni. Tidak hanya sebagai pameran, kehadiran pertunjukan dengan pembuatan properti dan kostum juga menjadi wadah untuk mengoptimalkan potensi diri mahasiswa.

“Esensi sebenarnya dari kata ‘nova’ yang kita ambil di sini adalah aktualisasi diri. Jadi, bagaimana caranya kita dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki setiap mahasiswa,” ungkap Attala, Ketua Angkatan TPB FSRD 2022.

Persiapan pertunjukan ini telah dimulai sejak bulan Januari. Seluruh angkatan terlibat dalam berbagai divisi, termasuk properti, kostum, performance, musik, dan lainnya. Attala merasa bangga melihat perjuangan teman-temannya dalam menyiapkan pertunjukan ini. Mereka rela tidur di kampus, bekerja dari siang hingga pagi hari, semata-mata karena keinginan untuk berkarya.

Pertunjukan berlangsung lancar dan memberikan kesan yang mendalam bagi para pemeran dan panitia. Nad, pemeran Ilo “Sang Penjelajah,” mengungkapkan bahwa ini adalah pertunjukan pertamanya di tahun 2023. Meskipun sebelumnya ia pernah menjadi penari, itu sudah 5 tahun yang lalu. Bersama dengan para pemeran lainnya, Nad melakukan latihan olah rasa, olah ekspresi, dan olah ruang agar dapat memerankan karakter dengan baik dan menjaga keseimbangan dalam ruang pertunjukan.

“Harapan ke depannya, kita akan memiliki event lain seperti yang saya sebutkan tadi. Semoga semua pelaksanaan di masa depan berlanjut lebih lancar dan meriah. Semua anggota massa kampus diharapkan dapat berpartisipasi dalam acara tersebut dan menikmati setiap momen pentingnya,” kata Attala.

Pertunjukan “Terka-Terka Naloka” ini menjadi salah satu bukti kreativitas dan dedikasi mahasiswa TPB FSRD ITB 2022. Mereka telah bekerja keras selama berbulan-bulan, mulai dari merencanakan, berlatih, hingga mempersiapkan set dan kostum. Melalui pertunjukan ini, mereka dapat mengungkapkan bakat seni dan kemampuan mereka serta memperlihatkan hasil kerja keras mereka kepada masyarakat kampus.

Selain itu, pertunjukan ini juga menjadi wadah untuk menggali dan mengembangkan potensi diri mahasiswa TPB FSRD ITB. Dalam proses persiapan, mereka belajar tentang kolaborasi tim, kreativitas, disiplin, dan kerja keras. Seluruh pengalaman ini akan membantu mereka tumbuh dan berkembang sebagai seniman dan profesional di bidang seni rupa dan desain.

Dengan selesainya pertunjukan “Terka-Terka Naloka” dan puncaknya acara Kalanova yang akan datang, para mahasiswa TPB FSRD ITB 2022 siap melanjutkan perjalanan akademik mereka dengan semangat dan motivasi yang tinggi. Mereka akan terus mengembangkan bakat dan pengetahuan mereka, serta berkontribusi dalam memperkaya dunia seni dan desain di Indonesia.

Pertunjukan ini juga menjadi sarana bagi publik dan masyarakat kampus untuk mengapresiasi karya seni dan prestasi mahasiswa. Dengan adanya acara-acara seni dan budaya seperti ini, diharapkan semakin banyak orang yang tertarik dan terinspirasi untuk menggali potensi seni mereka sendiri.

Dalam kesempatan ini, TPB FSRD ITB juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan pertunjukan “Terka-Terka Naloka.” Mulai dari para pemeran, panitia, dosen pembimbing, hingga seluruh anggota keluarga mahasiswa ITB yang memberikan dukungan dan semangat.

Dengan suksesnya pertunjukan ini, TPB FSRD ITB berharap dapat terus menggelar acara seni dan budaya yang beragam di masa depan, menjadi tempat berkumpul dan bertukar inspirasi bagi para seniman dan penggemar seni. Semoga acara ini juga dapat menjadi langkah awal bagi mahasiswa TPB FSRD ITB dalam mencapai prestasi yang lebih gemilang dan menginspirasi generasi mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.