Gandeng Kemendikdasmen, PERSIS Bangun Ruang Kelas Darurat di Sumut dan Sumbar untuk Sekolah Terdampak Bencana

oleh -3 Dilihat
Gandeng Kemendikdasmen, PERSIS Bangun Ruang Kelas Darurat di Sumut dan Sumbar untuk Sekolah Terdampak Bencana

RIZKNEWS.COM, TAPTENG – Komitmen terhadap dunia pendidikan di wilayah terdampak bencana terus dibuktikan oleh Persatuan Islam (PERSIS). Bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI, PERSIS kembali membangun Ruang Kelas Darurat (RKD) bagi sejumlah sekolah yang hingga kini masih harus menjalankan proses kegiatan belajar mengajar di dalam tenda.

Pembangunan RKD ini hadir sebagai sarana penunjang demi menjaga keberlangsungan pendidikan para siswa dan guru. Langkah konkret ini diharapkan mampu menghadirkan ruang belajar yang jauh lebih layak, aman, serta nyaman bagi para peserta didik di tengah masa pemulihan pascabencana.

Gandeng Kemendikdasmen, PERSIS Bangun Ruang Kelas Darurat di Sumut dan Sumbar untuk Sekolah Terdampak Bencana

Adapun sejumlah unit sekolah penerima manfaat RKD tersebut tersebar di wilayah Provinsi Sumatera Utara dan Provinsi Sumatera Barat, meliputi:

  • SDN 057239 Sekoci, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

  • SDN 053994 Sei Tualang, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat.

  • SDN 155678 Hutanabolon 2, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah.

  • PAUD Bunda Lestari, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

  • TK Harapan Bunda Maju, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

  • TK Gembira Ria Simatohir, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.

  • SDN 12 Koto Kaciak, Kecamatan Bonjol, Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat.

Pelaksana Pembangunan RKD, Joko Imawan, mengungkapkan bahwa program ini ditujukan untuk mengakselerasi pemulihan di sektor pendidikan. Harapannya, pemenuhan hak belajar anak-anak tidak terhambat meski sarana dan prasarana sekolah mengalami kerusakan akibat bencana.

“Bagi PERSIS, pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat. Kehadiran ruang kelas darurat bukan hanya menyediakan bangunan fisik, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian agar semangat belajar para siswa tidak terhenti akibat bencana,” ungkap Joko saat meninjau lokasi pembangunan RKD, Selasa (1/9/2026) hingga Rabu (2/9/2026).

Kolaborasi berkelanjutan bersama Kemendikdasmen RI ini menegaskan komitmen PERSIS untuk terus mendampingi sekolah-sekolah yang membutuhkan, terutama yang masih terpaksa beraktivitas di bawah tenda darurat. Lewat semangat gotong royong, hadirnya RKD diharapkan mampu mengembalikan iklim belajar yang kondusif dan aman bagi anak-anak.

Pembangunan Ruang Kelas Darurat (RKD) ini menggunakan spesifikasi material semi-permanen yang dirancang ramah anak serta tahan terhadap dinamika cuaca. Pilihan konstruksi ini diambil untuk menjamin keamanan operasional sekolah hingga fasilitas gedung permanen selesai direhabilitasi oleh pemerintah setempat.

Di samping itu, kolaborasi antara Ormas Islam seperti PERSIS dan pemerintah pusat diharapkan mampu mendorong sinergi pemangku kebijakan daerah dalam mempercepat pemulihan infrastruktur publik. Langkah cepat ini dinilai krusial agar meminimalisasi potensi learning loss atau penurunan kualitas belajar pada anak-anak di daerah bencana.

No More Posts Available.

No more pages to load.