RIZKNEWS.COM – Ketegangan di dunia donghua Battle Through the Heavens (BTTH) Season 5 semakin membara pada episode 203. Mengulas sedikit pada tayangan pekan lalu, Xiao Yan sempat menjelma menjadi wujud api penghancur dalam sekejap mata.
Secara bertubi-tubi, ia melancarkan jurus pamungkas Teratai Api Penghancur yang akhirnya sukses menaklukkan kedigdayaan Raja Naga Utara.
Tak rela menanggung malu akibat kekalahan tersebut, Raja Naga Utara nekat mengerahkan jurus terlarang pamungkasnya, yakni Mutiara Jiwa Naga, yang berhasil menyeret jiwa Xiao Yan masuk ke dalam jurang darah yang mengerikan.
Namun, kalkulasi sang raja naga meleset jauh; Xiao Yan justru mampu memurnikan seluruh ruang Mutiara Jiwa Naga dengan menggunakan kobaran Api Siluman Teratai Murni, hingga membuat para arwah yang terjebak di dalamnya terbebas.
Memasuki Episode 203, alur cerita berlanjut pada pertarungan jiwa yang sangat sengit di dalam ruang jiwa Raja Naga Utara, yang sebelumnya telah berhasil ditangkap dan dikunci oleh Xiao Yan.
Raja Naga Utara sempat jemawa dan mengira bahwa dirinya akan mampu melenyapkan eksistensi Xiao Yan secara absolut di dalam ruang jiwanya sendiri. Nyatanya, fakta di lapangan berbicara lain; kekuatan jiwa Xiao Yan terbukti berada jauh di atas level kekuatan jiwa Raja Naga Utara.
Alhasil, jiwa Raja Naga Utara berhasil dihilangkan sepenuhnya oleh Xiao Yan, meskipun sang raja naga sempat memohon dengan sangat agar Xiao Yan mengampuni nyawanya.
Pasca-keberhasilannya melumat jiwa Raja Naga Utara, Xiao Yan langsung bergerak menuju Kolam Petir Kekosongan. Tujuan utamanya tidak lain adalah untuk memurnikan sekaligus memperkuat tubuh fisik Raja Naga Utara—yang telah kehilangan kesadarannya—menjadi sesosok boneka tempur (marionette) yang tangguh.
Menariknya, proses modifikasi ini membawa berkah tersendiri bagi sang tokoh utama. Api Penghancur milik Xiao Yan ternyata juga dapat melahap energi dari Naga Petir Kekosongan, sebuah proses krusial yang secara instan meningkatkan peluang serta kapasitas kultivasi Xiao Yan hingga berhasil menembus tahap akhir Dou Sheng Bintang 5.
Di penghujung episode, penonton disuguhkan sebuah kejutan besar di mana bagian terdalam Kolam Petir Kekosongan ternyata menyimpan Petir Emas 9 Sakti. Ini merupakan jenis petir pil legendaris yang hanya mampu didatangkan oleh proses pemurnian Pil Tingkat 9 Emas.
Misteri besar kini menggantung untuk tayangan Battle Through the Heavens S5 Eps 204 mendatang: Apakah yang akan terjadi selanjutnya? Akankah Xiao Yan mampu menaklukkan dan menjinakkan keganasan Petir Emas 9 Sakti tersebut?
Selain fokus pada Xiao Yan, episode kali ini juga menyingkap tabir kekuatan dari pihak musuh, di mana Api Pelahap Kekosongan—yang menduduki peringkat ke-2 dalam daftar Api Surgawi (Heavenly Flame)—terungkap telah mencapai tingkat kekuatan setara Dou Sheng Bintang 9, dan sang pemilik sahnya tidak lain adalah Hun Tiandi, Ketua Klan Hun yang misterius.
Sebagai penutup, diperlihatkan pula bahwa Hun Minsheng akhirnya telah diberikan wadah tubuh baru setelah diperkuat menggunakan energi dari api sumber Api Pelahap Kekosongan oleh Hun Tiandi.
Kini, ia mengemban tugas maut berskala besar, yaitu merebut kembali Giok Kuno keluarga Xiao langsung dari tangan Xiao Yan.
Peta Kekuatan Baru dan Ancaman Klan Hun yang Kian Nyata
Keberhasilan Xiao Yan mencapai tahap akhir Dou Sheng Bintang 5 (Five-Star Dou Sheng) merupakan sebuah lompatan besar yang membuatnya semakin disegani di benua Dou Qi.
Keputusannya mengubah jasad Raja Naga Utara menjadi boneka tempur (Demon Puppet) tidak hanya menambah daya gempur pribadinya, tetapi juga memberikan proteksi mutlak bagi sekutunya.
Namun, tantangan di Kolam Petir Kekosongan dengan kemunculan Petir Emas 9 Sakti (9-Tier Golden Lightning) diprediksi akan memaksa Xiao Yan mengerahkan seluruh kecerdasan taktisnya, mengingat petir jenis ini memiliki kesadaran sendiri dan kekuatan destruktif yang setara dengan petarung Dou Sheng tingkat tinggi.
Di sisi lain, pergerakan Klan Hun kini memasuki fase eksekusi yang agresif. Fakta bahwa Hun Tiandi memiliki kendali penuh atas Api Pelahap Kekosongan (Nihility Swallowing Flame) berwujud Dou Sheng Bintang 9 menunjukkan betapa timpangnya peta kekuatan jika dibandingkan dengan aliansi Xiao Yan saat ini.
Ditambah dengan bangkitnya Hun Minsheng yang membawa kekuatan api sumber tersebut, perburuan terhadap Tou She Ancient God Jade (Giok Kuno) milik keluarga Xiao akan menjadi pemantik perang besar antar-klan yang tidak dapat dihindari pada episode-episode mendatang.

