RIZKNEWS.COM, KABANJAHE – Pemerintah Kabupaten Karo menjadikan Hari Keluarga Nasional HARGANAS ke-33 sebagai momentum memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama pembangunan.
Apel Peringatan HARGANAS ke-33 dengan tema “Ayah Wajib Hadir” dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Karo Gelora Kurnia Putra Ginting, S.STP., M.M., Senin 29/6/2026 di Halaman Kantor Bupati Karo. Sekda mewakili Bupati Karo Brigjen Pol. (Purn.) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. Apel diikuti jajaran ASN di lingkungan Pemkab Karo.
Dalam sambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang dibacakan Sekda, ditegaskan bahwa HARGANAS merupakan momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga menghadapi tantangan zaman.
“Hari Keluarga Nasional adalah momentum untuk memperkuat ketahanan keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, sekaligus mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045,” demikian kutipan sambutan Menteri yang dibacakan Sekda.
Lebih lanjut disampaikan, “Mari kita wujudkan keluarga Indonesia yang sehat, cerdas, berkarakter, dan tangguh agar mampu mengoptimalkan bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.”
Tema “Ayah Wajib Hadir” tahun ini mengingatkan pentingnya keterlibatan aktif ayah dalam pengasuhan, pendidikan karakter, dan menjaga keharmonisan rumah tangga.
Melalui peringatan HARGANAS ke-33, Pemkab Karo mengajak seluruh masyarakat Karo untuk terus membangun keluarga yang harmonis dan berkualitas. Keluarga dijadikan lingkungan utama dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Langkah Pemkab Karo dalam menggaungkan tema “Ayah Wajib Hadir” ini juga linier dengan upaya daerah dalam menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di Tanah Karo. Kehadiran sosok ayah tidak hanya berdampak pada psikologis anak, melainkan juga memastikan pemenuhan gizi seimbang yang dikelola bersama di dalam rumah tangga.
Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Karo diharapkan mampu menurunkan program edukasi ini hingga ke tingkat desa melalui optimalisasi peran Kampung KB (Keluarga Berkualitas). Sinergi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) mutlak diperlukan agar pesan dari peringatan nasional ini tidak berhenti sebatas seremonial semata.

