RIZKNEWS.COM, MEDAN – Universitas Negeri Medan (UNIMED) resmi membuka pendaftaran Jalur Seleksi Mandiri Tahun 2026. Langkah ini menjadi lembaran kesempatan terakhir bagi para calon mahasiswa yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi di salah satu perguruan tinggi negeri terkemuka di Sumatera Utara.
Pada tahun akademik kali ini, kampus hijau tersebut menyediakan kuota mahasiswa baru yang cukup besar, yakni sebanyak 3.099 kursi. Seluruh kuota ini tersebar secara proporsional di 59 program studi untuk jenjang Sarjana (S1), Diploma IV (D-IV), dan Diploma III (D-III).
Proses penyaringan kompetensi peserta akan diuji melalui mekanisme Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Mandiri. Skema ujian ini diselenggarakan langsung oleh panitia internal UNIMED dengan memanfaatkan standarisasi hasil tes yang ketat dan telah ditetapkan oleh pihak kampus.
BACA JUGA >>> Buka O2SN SMP 2026, Bupati Deli Serdang Siapkan Beasiswa Khusus Atlet Berprestasi
Rektor UNIMED, Prof. Dr. Baharuddin, S.T., M.Pd., memberikan penegasan kuat terkait komitmen pelaksanaan jalur ini. Beliau menekankan bahwa proses penerimaan mahasiswa baru lewat Jalur Mandiri dilaksanakan secara transparan, objektif, dan berkeadilan, selaras dengan prinsip akuntabilitas penerimaan mahasiswa baru di tingkat nasional.
“Jalur Mandiri menjadi peluang terakhir bagi calon mahasiswa untuk bergabung dan melanjutkan studi di Universitas Negeri Medan. Kami memastikan seluruh proses seleksi berlangsung transparan dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta,” ujar Prof. Baharuddin dengan optimis.
Adapun kriteria peserta yang berhak mengikuti seleksi ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK/MA sederajat atau lulusan Paket C tahun 2024, 2025, dan 2026, dengan batasan usia maksimal 22 tahun per Juli 2026. Calon peserta diwajibkan mengunggah berkas resmi berupa ijazah atau surat keterangan siswa aktif dari sekolah bagi lulusan tahun berjalan.
Namun, ada catatan regulasi penting yang harus diperhatikan. Peserta yang telah dinyatakan lulus melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) tahun 2024, 2025, maupun 2026, secara otomatis tidak diperkenankan lagi mengikuti seleksi mandiri di seluruh perguruan tinggi negeri. Aturan serupa juga mengikat bagi peserta yang telah lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan sudah melakukan registrasi ulang di PTN tujuan.
Sebagai bagian dari persiapan teknis, pihak panitia Seleksi Mandiri UNIMED mengimbau para pendaftar untuk mencermati linimasa pendaftaran agar tidak terlewat. Proses registrasi akun dan pengisian biodata sepenuhnya dilakukan secara daring (online) melalui portal resmi di laman https://sm.unimed.ac.id/. Calon mahasiswa diharapkan menyiapkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) serta Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) guna melakukan validasi awal saat mengakses sistem pendaftaran.
Terkait dengan rincian pembiayaan, biaya pendaftaran untuk mengikuti UTBK Mandiri UNIMED 2026 ditetapkan sebesar Rp350.000. Pembayaran dapat diselesaikan melalui virtual account mitra perbankan resmi yang ditunjuk, seperti Bank BNI, Mandiri, BRI, BTN, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Sumut.
Bagi peserta yang memilih program studi di bidang Olahraga dan Seni, diwajibkan juga untuk mengunggah dokumen portofolio keahlian khusus setelah status pembayaran mereka terverifikasi oleh sistem.
Selain itu, skema pembiayaan kuliah pada Jalur Mandiri ini akan melibatkan komponen Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) atau uang pangkal, di samping Uang Kuliah Tunggal (UKT) per semester.
Kendati demikian, UNIMED tetap membuka kesempatan bagi pemegang kartu KIP-Kuliah (KIP-K) untuk mendaftar, dengan mekanisme verifikasi kelayakan yang akan dinilai secara ketat oleh tim seleksi internal demi menjamin bantuan tepat sasaran.

