RIZKNEWS.COM, JAKARTA โ Turnamen akbar Piala Dunia 2026 langsung menyajikan drama tingkat tinggi pada fase gugur. Empat pertandingan pembuka di babak 32 besar berhasil melahirkan kejutan luar biasa yang memutus prediksi di atas kertas.
Dua raksasa sepak bola Eropa, Jerman dan Belanda, dipaksa mengepak koper lebih awal setelah menelan kekalahan dramatis melalui drama adu penalti dari lawan-lawannya.
Paraguay secara mengejutkan sukses meredam ambisi Jerman, sementara Maroko kembali menunjukkan tajinya sebagai pembunuh raksasa dengan menumbangkan Belanda. Di sisi lain, Kanada dan Brasil tampil solid guna mengamankan tiket berharga menuju babak 16 besar.
Pertandingan pembuka ini benar-benar menguras emosi para pendukung. Jerman yang diunggulkan justru kesulitan menembus pertahanan disiplin Paraguay sepanjang waktu normal hingga babak perpanjangan waktu. Ketangguhan mental Paraguay terbukti di babak tos-tosan yang membuat langkah Der Panzer terhenti.
Nasib serupa dialami De Oranje. Belanda harus mengakui keunggulan strategi serangan balik cepat dan efektivitas Maroko. Setelah bermain imbang, Maroko kembali mengulang keajaiban mereka di babak adu penalti untuk melaju ke fase berikutnya. Sementara itu, Brasil berhasil mengatasi perlawanan ketat Jepang, dan Kanada sukses menuntaskan perlawanan Afrika Selatan demi mengamankan tempat di 16 besar.
Tersingkirnya Jerman dan Belanda di fase awal 32 besar memicu evaluasi total dan gelombang kritik di negara masing-masing. Bagi Jerman, ini memperpanjang tren negatif mereka di turnamen mayor dalam beberapa edisi terakhir. Sedangkan bagi Belanda, kegagalan ini memutus momentum generasi emas baru mereka. Secara ekonomi dan komersial, gugurnya dua tim magnet penonton ini sedikit banyak mengurangi tensi persaingan pasar Eropa di sisa turnamen.

