RIZKNEWS.COM โ Sirkuit Jerez kembali memanas pada sesi Practice MotoGP Spanyol 2026 yang berlangsung Jumat sore. Persaingan ketat antar pabrikan mulai terlihat jelas, di mana tim asal Noale, Aprilia, berhasil mencatatkan hasil yang sangat impresif.
Tidak main-main, seluruh pembalap yang menggunakan motor RS-GP dipastikan mengamankan tiket langsung menuju kualifikasi kedua (Q2), menunjukkan dominasi aerodinamis mereka di lintasan teknis Jerez. (Jumat, 24/4/2026).
Hasil Practice MotoGP Spanyol 2026 ini menjadi angin segar bagi kubu Aprilia yang sejak awal musim menunjukkan konsistensi tinggi. Kecepatan mereka di tikungan cepat dan stabilitas saat pengereman membuat para rival cukup kewalahan menempel catatan waktu mereka. Keberhasilan ini sekaligus menegaskan bahwa paket motor mereka tahun ini sangat kompetitif di berbagai kondisi lintasan.
Di sisi lain, situasi berbeda dialami oleh pabrikan asal Austria, KTM. Di tengah kepungan pembalap Ducati dan Aprilia, Enea Bastianini tampil sebagai penyelamat. “The Beast” berhasil menyelamatkan wajah KTM dengan mengamankan posisi di sepuluh besar.
Meskipun rekan setimnya yang lain harus berjuang keras dan kemungkinan besar harus melewati Q1 terlebih dahulu, performa Bastianini memberikan secercah harapan bagi tim berbaju oranye tersebut untuk tetap bisa bersaing di barisan depan saat Sprint Race dan balapan utama nanti.
Sesi latihan ini juga diwarnai dengan beberapa insiden kecil dan percobaan ban yang dilakukan oleh para pembalap papan atas seperti Francesco Bagnaia dan Marc Marquez.
Meskipun fokus utama adalah mengamankan top 10, strategi pemilihan ban untuk balapan hari Minggu tetap menjadi prioritas. Ketegangan di paddock semakin meningkat seiring dengan semakin tipisnya selisih waktu antar pembalap yang hanya terpaut sepersekian detik saja.
Sebagai informasi tambahan, Sirkuit Jerez dikenal sangat menuntut performa ban depan karena banyaknya titik pengereman keras (hard braking) saat motor masih dalam posisi miring.
Suhu aspal yang diperkirakan akan meningkat pada hari Sabtu dan Minggu menjadi tantangan ekstra bagi tim mekanik dalam menentukan set-up elektronik guna menjaga keawetan ban hingga lap terakhir.
Selain itu, dominasi Aprilia di sesi Practice ini juga memicu diskusi mengenai update perangkat start (holeshot device) mereka yang terlihat lebih mulus dibanding seri sebelumnya.
Jika tren ini berlanjut hingga sesi kualifikasi besok, bukan tidak mungkin barisan depan akan dikuasai oleh warna hitam khas pabrikan Italia tersebut, menantang hegemoni Ducati yang biasanya menguasai pole position.
Enea Bastianini sendiri mengakui bahwa ia masih mencari feeling terbaik pada bagian depan motor KTM RC16 miliknya. Meskipun berhasil masuk Q2, ia merasa masih ada margin untuk diperbaiki guna menyaingi kecepatan satu lap (one-lap pace) para pembalap Aprilia. Persaingan kualifikasi besok diprediksi akan menjadi salah satu yang paling ketat di musim 2026 ini.
(RN-Hsb)

