RIZKNEWS.COM, JAKARTA — Tim nasional Portugal akan bertemu dengan Kroasia dalam pertandingan babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada, Jumat (3/7) WIB, yang bakal menjadi panggung ujian kepemimpinan pemain veteran di kedua kubu.
Baik megabintang Portugal Cristiano Ronaldo, maupun kreator utama Kroasia Luka Modric, sama-sama memecahkan rekor di edisi 2026 ini yang menjadi penampilan putaran final Piala Dunia keenam mereka.
Portugal dan Kroasia melangkah ke fase gugur sebagai runner-up di Grup K dan Grup L. Pertemuan mendatang akan menjadi yang pertama kali di Piala Dunia FIFA.
Meskipun kedua tim belum pernah bertemu di Piala Dunia sebelumnya, mereka telah berbagi pertemuan yang berkesan di Kejuaraan Eropa UEFA. Luis Figo mencetak gol saat Portugal meraih kemenangan 3-0 di babak penyisihan grup UEFA EURO 1996, sebelum Ronaldo dan Modric sama-sama tampil dalam duel babak 16 besar EURO 2016 di mana gol kemenangan Ricardo Quaresma di perpanjangan waktu membawa Portugal lolos.
Pertemuan terakhir mereka terjadi di Liga Bangsa-Bangsa UEFA pada November 2024, ketika Josko Gvardiol membalas gol pembuka Joao Felix dalam hasil imbang 1-1.
Pertandingan antara dua negara sepak bola terkemuka Eropa ini menyajikan alur cerita yang menarik, terutama potensi pertemuan terakhir antara dua pemain hebat dalam sejarah sepak bola.
Kapten Portugal Cristiano Ronaldo dan kapten Kroasia Luka Modric menghabiskan seis musim bersama di Real Madrid, memenangkan empat gelar Liga Champions UEFA, dan kedua veteran tersebut tetap menjadi figur sentral bagi tim masing-masing, dengan Ronaldo mencetak dua gol melawan Uzbekistan dan Modric menandai pertandingan ke-201-nya untuk Kroasia dengan umpan penting melawan Ghana.
Laga tersebut diperkirakan menjadi salah satu pertandingan paling menarik di babak 32 besar. Portugal sedikit lebih diunggulkan karena kualitas skuad yang lebih dalam, tetapi Kroasia punya pengalaman luar biasa di pertandingan sistem gugur.
Portugal dapat mengandalkan penguasaan bola melalui trio Vitinha, Joao Neves, dan Bruno Fernandes di lini tengah. Di fase gugur, Selecao das Quinas menunjukkan kemampuan menciptakan variasi serangan dari lini tengah maupun dari sisi sayap lewat Joao Felix atau Pedro Neto dengan Ronaldo sebagai penyelesaian akhir.
Tim asuhan Roberto Martínez itu juga memiliki pertahanan yang solid dengan hanya kebobolan satu gol di fase grup. Namun, mereka belum diuji ancaman berbahaya melalui kombinasi pengalaman, kreativitas, dan serangan balik cepat ala Kroasia.
Kroasia datang membawa mental bertanding yang bagus di laga gugur, terbukti dari performa mereka dalam beberapa edisi Piala Dunia terakhir. Vatreni memiliki Modric, Mateo Kovacic, dan Martin Baturina untuk memperebutkan dominasi di lini tengah, termasuk memperlambat tempo pertandingan Portugal.
Tim asuhan Zlatko Dalic memiliki kemampuan serangan balik cepat yang menjadi senjata utama dengan Ivan Perisic dan Andrej Kramaric/Budimir. Meskipun tidak memiliki penyerang yang sangat produktif, Kroasia memiliki striker dengan pergerakan tanpa bola yang cukup baik sehingga sulit dijaga.
Selain itu, ancaman dari bola mati berkat kualitas umpan Modric dan Baturina bisa menjadi penentu keunggulan.
Lini pertahanan Kroasia juga sudah menunjukkan perbaikan. Meskipun sempat kebobolan cukup banyak saat kalah 2-4 dari Inggris pada laga pembuka, lini belakang mereka tampil jauh lebih solid dalam dua pertandingan berikutnya dan membawa Kroasia lolos ke fase gugur.
Namun, Josko Gvardiol, Josip Stanisic dan kawan-kawan akan menghadapi ujian yang lebih besar untuk meredam pergerakan Ronaldo dan para pemain sayap Portugal.
Kroasia bisa meningkatkan peluang mereka melaju ke babak selanjutnya jika pertandingan berjalan lambat dan ketat. Namun, apabila Portugal mencetak gol lebih dulu, mereka berpotensi mengontrol laga.
Perkiraan Susunan Pemain:
Portugal: Diogo Costa (kiper), Joao Cancelo, Ruben Dias, Renato Veiga, Nuno Mendes, Vitinha, Joao Neves, Pedro Neto, Bruno Fernandes, Joao Felix, Cristiano Ronaldo.
Kroasia: Dominik Livakovic (kiper), Josip Stanisic, Josip Sutalo, Marin Pongracic, Josko Gvardiol, Petar Sucic, Luka Modric, Mateo Kovacic, Martin Baturina, Ante Budimir, Ivan Perisic.
Faktor Fisik di Stadion BMO Field
Pertandingan krusial ini akan digelar di Stadion BMO Field, Toronto, Kanada. Perbedaan zona waktu serta kondisi cuaca musim panas di Amerika Utara menjadi tantangan non-teknis bagi kedua kesebelasan yang mayoritas pemainnya berkompetisi di liga-liga top Eropa.
Kedalaman skuad akan menjadi kunci utama permainan mengingat ketatnya jadwal fase gugur Piala Dunia 2026.
Statistik Historis Head-to-Head
Meskipun Portugal memiliki rekor pertemuan yang sedikit lebih baik dalam turnamen resmi Eropa (seperti Euro 2016), Kroasia di bawah asuhan Zlatko Dalic dikenal sebagai ‘raja babak tambahan waktu dan adu penalti’ pada dua edisi Piala Dunia sebelumnya. Jika laga ini tidak selesai dalam 90 menit, Kroasia memiliki keunggulan psikologis yang sangat besar.

