RIZKNEWS.COM, Kabanjahe – DPD Ikatan Pemuda Karya (IPK) Kabupaten Karo kembali menunjukkan komitmen dan kepedulian nyatanya kepada masyarakat. Kali ini, organisasi kepemudaan tersebut menggelar kegiatan sosial bertajuk “Jumat Berkah” yang dipusatkan di kawasan pusat kota Kabanjahe, Jumat (22/5/2026).
Dalam aksi sosial ini, DPD IPK Kabupaten Karo membagikan makanan gratis secara langsung kepada warga, pedagang kecil, pengendara, serta masyarakat yang sedang melintas di area tersebut. Kehadiran para kader IPK ini pun langsung mendapat sambutan hangat dan apresiasi positif dari warga sekitar yang merasa sangat terbantu.
Ketua DPD IPK Kabupaten Karo, Maha Sendi Sembiring Milala, melalui Sekretaris DPD IPK Karo, Setia Budi Tarigan, menegaskan bahwa agenda Jumat Berkah ini merupakan cerminan nyata dari nilai-nilai dasar organisasi yang selalu mengedepankan kebersamaan dan kepedulian sosial.
“Kami ingin hadir langsung di tengah masyarakat, berbagi sedikit rezeki dan mempererat silaturahmi. Semoga kegiatan ini bisa bermanfaat dan menjadi motivasi bagi pihak lain untuk ikut berbagi,” ujar Setia Budi Tarigan di sela-sela kegiatan.
Masyarakat yang menerima paket makanan gratis tersebut melayangkan pujian atas inisiatif yang dilakukan oleh DPD IPK Karo. Mereka menaruh harapan besar agar aksi humanis seperti ini dapat terus berjalan secara konsisten dan mampu menjangkau lebih banyak lagi warga yang membutuhkan di masa mendatang.
Melalui semangat Jumat Berkah ini, DPD IPK Kabupaten Karo menegaskan komitmennya untuk terus menggulirkan berbagai program sosial kemasyarakatan sebagai bentuk kontribusi nyata bagi kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Karo.
Kegiatan berbagi di hari Jumat atau “Jumat Berkah” telah menjadi salah satu gerakan sosial yang masif berkembang di berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
Pola pergerakan organisasi kemasyarakatan kini tidak hanya berfokus pada kegiatan internal atau politik, melainkan mulai bergeser ke arah program berbasis pemberdayaan dan bantuan langsung yang menyentuh akar rumput.
Secara sosiologis, aksi pembagian makanan gratis ini berfungsi sebagai jaring pengaman sosial informal (informal social safety net). Ketika organisasi kepemudaan seperti DPD IPK Karo turun ke jalan, mereka sedang memangkas jarak birokrasi bantuan.
Makanan yang dibagikan secara instan memberikan bantuan logistik langsung tanpa syarat kepada pekerja sektor informal—seperti tukang becak, sopir angkot, dan pedagang asongan—yang jam kerjanya sering kali tidak menentu.
Dampak dari kegiatan ini memiliki dua sisi yang sama-sama positif. Bagi masyarakat, aksi ini meringankan beban pengeluaran harian mereka di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Sementara bagi internal organisasi, kegiatan humanis seperti ini sangat efektif untuk mengubah stigma negatif yang kadang melekat pada organisasi kepemudaan, sekaligus membangun trust (kepercayaan) yang kuat antara IPK dan masyarakat lokal Karo.
Agar gerakan ini memiliki daya dorong yang lebih besar dan berkelanjutan, diperlukan adanya kolaborasi lintas sektor. DPD IPK Karo dapat menggandeng pelaku UMKM kuliner lokal sebagai penyedia makanan, sehingga roda ekonomi sekunder di Kabanjahe turut berputar.
Selain itu, pembuatan pemetaan wilayah (mapping) yang lebih luas akan memastikan bahwa bantuan sosial pada Jumat Berkah berikutnya dapat tersebar secara merata hingga ke pelosok desa yang minim akses. (RN-AHsb)

