RIZKNEWS.COM | KABANJAHE – Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG, M.Kes., menghadiri acara Pentahbisan Gedung Gereja Pentakosta Tabernakel (GPT) “Kristus Gembala” di Gg. Berdikari, Sumber Mufakat, Kec. Kabanjahe, Kabupaten Karo, Senin (25/5/2026).
Kegiatan ini turut didampingi Wakil Bupati Karo, Komando Tarigan, S.P., serta dihadiri tokoh agama, pimpinan gereja, unsur pemerintah daerah, dan jemaat.
Dalam sambutannya, Bupati Karo menyampaikan ucapan selamat atas pentahbisan gedung gereja tersebut. Ia berharap GPT “Kristus Gembala” menjadi rumah ibadah yang memperkuat nilai religius, mempererat persaudaraan, serta menjadi tempat pembinaan rohani bagi jemaat dan masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan gereja bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga pembangunan spiritual, moral, dan sosial yang berperan penting dalam menjaga kerukunan, toleransi, serta mendukung pembangunan daerah.
“Keberadaan Gereja Pentakosta Tabernakel ‘Kristus Gembala’ diharapkan dapat menghadirkan semangat kebersamaan dan menjadi pembawa damai di tengah masyarakat Kabupaten Karo,” ujar Bupati.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Karo sebagai tanda peresmian Gedung Gereja Pentakosta Tabernakel “Kristus Gembala”.
Di akhir kegiatan, Bupati menyampaikan apresiasi kepada panitia pembangunan, donatur, dan seluruh jemaat atas kerja sama serta semangat kebersamaan hingga pembangunan gereja dapat terlaksana dengan baik.
Acara pentahbisan yang berlangsung khidmat ini menjadi salah satu tonggak penting bagi perkembangan pembinaan kerohanian di wilayah Kabanjahe. Gedung baru GPT “Kristus Gembala” dirancang tidak hanya sebagai pusat peribadatan rutin, melainkan juga sebagai ruang ramah sosial untuk berbagai aktivitas positif komunitas.
Kehadiran jajaran Forkopimda dalam peresmian ini menegaskan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Karo dalam mendukung kebebasan beragama serta memfasilitasi sarana prasarana yang menunjang penguatan karakter mental masyarakat spiritual.
Seiring selesainya pembangunan fisik ini, arus aktivitas jemaat di sekitar kawasan Gg. Berdikari, Sumber Mufakat, diprediksi akan mengalami peningkatan, terutama pada akhir pekan dan hari besar keagamaan.
Dampak positifnya, kegiatan ini mempererat kohesi sosial dan meningkatkan geliat ekonomi skala mikro bagi pedagang di sekitar rumah ibadah.
Kendati demikian, tantangan minor yang berpotensi muncul adalah kepadatan volume kendaraan di akses jalan masuk gereja yang dapat mengganggu kenyamanan mobilitas warga lokal jika tidak dikelola dengan baik.
Mengantisipasi potensi penumpukan kendaraan tersebut, pihak panitia pembangunan GPT “Kristus Gembala” bersama tokoh pemuda setempat telah menyiapkan area kantong parkir khusus di luar badan jalan utama.
Selain itu, manajemen gereja berencana melakukan koordinasi berkala dengan dinas perhubungan setempat untuk penataan rambu dan penugasan petugas internal demi menjaga kelancaran lalu lintas.
Sinergi ini diharapkan mampu menjaga keharmonisan lingkungan sekitar sehingga kehadiran gereja memberikan dampak ketenteraman yang seutuhnya. (RN-AHsb)

