LABUHANBATU SELATAN, RIZKNEWS.COM โ Personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Labuhanbatu Selatan (Labusel) kembali turun ke jalan guna merealisasikan program pendekatan humanis bertajuk “Polantas Menyapa”.
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Labusel, Aiptu S.S. Siregar, ini dilaksanakan di kawasan Sosopan, Kecamatan Kota Pinang, Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Langkah proaktif ini diambil sebagai bagian dari komitmen kepolisian daerah untuk merangkul seluruh elemen pengguna jalan, khususnya para pengemudi kendaraan angkutan umum dan barang.
Dalam giat operasional tersebut, para personel Korps Sabuk Putih secara langsung menghampiri dan menyapa para sopir yang sedang beraktivitas maupun beristirahat di pangkalan dan bahu jalan strategis wilayah Sosopan.
Polisi memberikan edukasi, imbauan kamtibmas, serta berdialog secara santai namun berbobot mengenai pentingnya menumbuhkan kesadaran tertib berlalu lintas. Edukasi ini menitikberatkan pada kepatuhan terhadap rambu-rambu jalan, pemeriksaan kelaikan kendaraan sebelum beroperasi, serta kelengkapan surat-surat berkendara seperti SIM dan STNK yang wajib dibawa oleh setiap pengemudi.
Kawasan Sosopan di Kecamatan Kota Pinang merupakan salah satu titik krusial di jalur lintas Sumatra yang memiliki intensitas pergerakan kendaraan bertonase besar dan angkutan penumpang yang cukup tinggi.
Karakteristik jalur yang padat dan kerap dilalui oleh pengemudi antarkota ini menuntut kewaspadaan ekstra dari setiap pengendara. Pihak Satlantas Polres Labusel menjelaskan bahwa program Polantas Menyapa sengaja didesain untuk meruntuhkan sekat kaku antara aparat penegak hukum dan masyarakat.
Melalui pendekatan persuasif ini, edukasi keselamatan dinilai jauh lebih efektif merasuk ke dalam kesadaran para sopir dibandingkan sekadar melakukan penindakan hukum secara represif di lapangan.
Pelaksanaan sosialisasi yang menyasar langsung akar rumput ini membawa dampak positif yang signifikan terhadap lanskap keselamatan jalan raya di wilayah hukum Polres Labusel.
Tingkat kesadaran mandiri para sopir angkutan logistik dan angkutan umum perlahan mulai meningkat, terutama dalam hal menjaga batas kecepatan dan menghindari perilaku mengemudi ugal-ugalan demi mengejar target waktu.
Di sisi lain, jalinan komunikasi dan sinergitas yang erat antara kepolisian dan komunitas sopir ini berhasil menekan potensi pelanggaran lalu lintas kasat mata, yang pada akhirnya berkontribusi langsung pada penurunan angka kecelakaan fatal (fatalitas laka lantas) di jalur arteri Labuhanbatu Selatan.
Guna menjaga konsistensi keselamatan di jalan raya, Satlantas Polres Labusel tidak hanya mengandalkan imbauan lisan, tetapi juga membagikan brosur serta stiker keselamatan berkendara yang dapat ditempel di kabin kemudi sebagai pengingat harian.
Pihak kepolisian mendorong para pemilik usaha otobus dan perusahaan logistik untuk turut andil memberikan waktu istirahat yang cukup bagi para sopir guna menghindari bahaya microsleep atau kelelahan akut saat berkendara jarak jauh.
Sebagai solusi berkelanjutan, program Polantas Menyapa ini akan terus digelar secara bergilir di berbagai titik rawan pelanggaran dan kecelakaan di seluruh wilayah Labusel, dibarengi dengan optimalisasi patroli berkala di jam-jam rawan malam hari. (RN-AHsb)

