MUNICH – Malam yang penuh keajaiban sekaligus patah hati tersaji di Allianz Arena. Bayern Munich secara dramatis melaju ke semifinal Liga Champions 2026 setelah menumbangkan raksasa Spanyol, Real Madrid, dengan skor tipis 4-3 (Agregat 6-4) dalam laga leg kedua yang berakhir dini hari tadi.
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas pertandingan langsung meledak. Real Madrid sempat membungkam publik tuan rumah dengan performa klinis. Kylian Mbappé dan bintang muda Arda Güler tampil menggila, membawa Los Blancos unggul 3-2 hingga babak pertama usai.
Meski sempat tertinggal, Bayern tetap menjaga asa lewat gol dari Aleksandar Pavlović dan sang predator, Harry Kane, yang terus menekan lini pertahanan Madrid yang solid.
Mimpi Madrid untuk melakukan comeback mulai goyah di babak kedua. Eduardo Camavinga harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Kehilangan motor di lini tengah membuat Madrid terpaksa bermain bertahan total demi menjaga keunggulan agregat.
Drama mencapai puncaknya saat pertandingan memasuki menit-menit akhir. Bayern yang unggul jumlah pemain membombardir pertahanan Madrid tanpa henti.
-
Menit ke-89: Luis Díaz berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3, membuat seisi stadion bergemuruh.
-
Injury Time: Saat laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Michael Olise muncul sebagai pahlawan. Sontekannya di detik-detik terakhir memastikan kemenangan 4-3 bagi Die Roten.
Kekalahan ini sekaligus menghentikan langkah Real Madrid di kompetisi kasta tertinggi Eropa musim ini. Meski Mbappé berhasil mencetak rekor 10 gol tandang dalam satu musim, hal itu tidak cukup untuk membendung kekuatan kolektif Bayern di hadapan pendukungnya sendiri.
Dengan hasil ini, Bayern Munich resmi mengamankan tiket semifinal dan semakin dekat dengan trofi “Si Kuping Besar”.

