RIZKNEWS.com, MEDAN โ Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) kembali menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung kelancaran ibadah haji tahun ini. Secara khusus, Indosat memperkuat dukungannya bagi jamaah haji asal Sumatra melalui pendampingan langsung sejak sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen besar Indosat untuk menghadirkan layanan yang lebih baik. Harapannya, para jamaah dapat tetap terhubung dengan keluarga di tanah air dan menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan perasaan yang lebih tenang dan nyaman.
“Dengan total kuota jamaah haji reguler dari seluruh Pulau Sumatra yang mencapai 38.225 jamaah, kebutuhan akan konektivitas yang andal dan mudah digunakan menjadi semakin penting selama perjalanan ibadah,” ungkap Bilal Kazmi, Director and Chief Commercial Officer Indosat Ooredoo Hutchison dalam siaran pers resminya yang diterima, Minggu (10/5/2026).
Sebagai langkah konkret, Indosat menghadirkan stan khusus Haji IM3 dan TRI di enam titik embarkasi utama di wilayah Sumatra. Lokasi-lokasi tersebut meliputi Banda Aceh, Medan, Padang, Batam, Lampung, dan Palembang. Di stan ini, tersedia berbagai layanan mulai dari pembelian paket khusus haji, bantuan aktivasi, hingga edukasi penggunaan perangkat bagi jamaah.
Inisiatif jemput bola ini semakin diperkuat melalui kolaborasi apik dengan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH), agen travel haji, hingga komunitas lokal. Hal ini bertujuan agar jamaah dapat mengakses layanan telekomunikasi lebih awal sejak masa pra-embarkasi dengan proses yang jauh lebih mudah dan praktis.
Selaras dengan semangat #LebihBaikIndosat, Indosat berkomitmen menghadirkan layanan yang andal, mudah diakses, dan relevan. Dengan dukungan ini, jamaah diharapkan dapat fokus sepenuhnya pada ibadah tanpa perlu khawatir soal kendala komunikasi dengan sanak saudara di Indonesia.
Layanan yang disediakan oleh Indosat mencakup paket roaming internasional yang sudah bekerja sama dengan operator lokal di Arab Saudi (seperti STC, Mobily, dan Zain). Paket haji biasanya dirancang tanpa perlu ganti kartu SIM, sehingga nomor asli Indonesia tetap aktif. Pendampingan di embarkasi bertujuan untuk memastikan bahwa setiap jamaah, termasuk kalangan lansia yang mungkin kurang familiar dengan teknologi, dapat melakukan aktivasi paket dengan benar sebelum terbang.
Penguatan konektivitas ini memiliki dampak signifikan terhadap psikologis jamaah. Komunikasi yang lancar dengan keluarga di rumah dapat mengurangi tingkat kecemasan selama berada di negara orang. Selain itu, penggunaan aplikasi pendukung ibadah (seperti Nusuk atau aplikasi haji pintar lainnya) menjadi lebih lancar berkat kuota internet yang stabil, sehingga membantu tata kelola perjalanan haji secara keseluruhan menjadi lebih efisien dan modern.
Bagi jamaah haji asal Sumatra, disarankan untuk mengunjungi stan IM3 atau TRI di embarkasi masing-masing sebelum keberangkatan untuk mengecek kompatibilitas perangkat dan memastikan paket sudah aktif. Solusi lain jika mengalami kendala di Arab Saudi adalah menggunakan layanan pelanggan digital yang tetap bisa diakses melalui jaringan internet tanpa memotong pulsa utama. Pastikan fitur Data Roaming pada pengaturan ponsel sudah dalam posisi “ON” setelah mendarat di Jeddah atau Madinah.

